Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Court Session

Pengadilan Ad Hoc BUMN: Warning Presiden, Bukan Rencana Pembentukan Lembaga Baru

Wacana pembentukan pengadilan ad hoc khusus untuk menangani persoalan BUMN mencuat setelah Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD pada 14 Agustus 2026. Pernyataan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan: apakah pemerintah benar-benar akan membentuk lembaga peradilan baru untuk mengusut dugaan penyimpangan di lingkungan BUMN? Menteri Hukum (Menkum) Supratman Andi Agtas memberikan penjelasan bahwa pernyataan Presiden tersebut belum dapat dimaknai sebagai keputusan pemerintah untuk membentuk pengadilan baru. Menurut Supratman, konteks utama pernyataan Presiden adalah pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi secara lebih tegas.   Bukan Hanya BUMN Supratman menegaskan bahwa pesan Presiden tidak semata-mata ditujukan kepada BUMN. Pernyataan tersebut merupakan peringatan kepada seluruh lembaga negara agar tidak melakukan penyimpangan dalam menjalankan kewenangannya. Dengan demikian, penyebutan BUMN dalam pidato Presiden...

Dinamika Pemidanaan: Pasal-Pasal Kunci yang Wajib Dipertimbangkan Hakim dalam Memutus Perkara Pidana

Dalam sistem peradilan pidana Indonesia yang baru, hakim tidak lagi diposisikan sekadar sebagai "corong undang-undang" (la bouche de la loi). Berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) hasil penyesuaian melalui UU Nomor 1 Tahun 2026 dan hukum acara pidana baru (KUHAP 2025), hakim diwajibkan mempertimbangkan serangkaian pasal krusial yang mencerminkan keseimbangan antara kepastian hukum dan keadilan substantif. Secara substantif, landasan utama hakim dalam menjatuhkan pidana merujuk pada Pasal 51 dan Pasal 54 KUHP. Pasal 51 mengatur tujuan pemidanaan yang tidak hanya berorientasi pada pembalasan, melainkan pencegahan, pemasyarakatan, dan penyelesaian konflik. Lebih jauh, Pasal 54 KUHP memuat pedoman pemidanaan yang komprehensif. Hakim wajib mempertimbangkan bentuk kesalahan, motif, sikap batin pelaku, penderitaan korban, hingga pemaafan dari korban. Selain itu, Pasal 53 ayat (2) KUHP menegaskan prinsip progresif: jika terjadi pertentangan antara kepastian hukum dan ke...

What to Expect During a Court Session: A Guide for Clients

A court session can be intimidating, especially for those facing legal proceedings for the first time. The image above shows a team of professionals—likely lawyers and clients—giving a thumbs-up after what appears to be a successful court appearance. This moment captures not just relief, but also the importance of preparation, teamwork, and trust in the legal process. Before entering the courtroom, it’s essential to understand what happens during a typical court session. These sessions are structured to ensure fairness and adherence to the law. Whether you’re involved in a civil or criminal case, the process generally follows a clear timeline: opening statements, presentation of evidence, witness testimonies, cross-examinations, closing arguments, and finally, the judge’s decision. One of the most critical aspects is preparation. Your attorney will work closely with you to gather all necessary documents, prepare witnesses, and anticipate potential challenges. This preparation often beg...